Politisi PDI Perjuangan tersebut menuturkan, masyarakat pada dasarnya memahami bahwa tidak semua persoalan dapat diselesaikan secara instan. Namun, warga tetap membutuhkan kepastian bahwa laporan yang mereka sampaikan telah diterima dan sedang ditindaklanjuti oleh pemerintah.
Karena itu, ia menilai respons sederhana dari aparatur, seperti memberikan informasi perkembangan penanganan laporan atau sekadar membalas pesan warga, memiliki dampak yang jauh lebih besar daripada yang dibayangkan.
“Kadang masyarakat tidak meminta masalahnya langsung selesai. Mereka hanya ingin tahu laporannya diterima dan sedang diproses. Hal sederhana seperti itu membuat warga merasa diperhatikan dan dihargai,” katanya.
Anas menambahkan, perkembangan teknologi saat ini seharusnya semakin memudahkan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Berbagai platform digital maupun aplikasi pesan instan dapat dimanfaatkan untuk mempercepat respons dan memperkuat hubungan antara aparatur dengan warga.
Menurutnya, pelayanan yang humanis tidak membutuhkan biaya besar, tetapi memerlukan komitmen untuk hadir dan mendengarkan masyarakat. Ketika warga merasa didengar, dihargai, dan memperoleh kepastian, maka kepercayaan terhadap pemerintah akan tumbuh secara alami.












