“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolrestabes Surabaya beserta seluruh jajaran yang telah bersikap humanis dalam melakukan pengamanan aksi massa. Pendekatan yang mengedepankan dialog dan pengayoman membuat penyampaian aspirasi mahasiswa hari ini dapat berjalan tertib, aman, dan lancar,” katanya.
Dia menilai sinergi antara mahasiswa, DPRD, dan aparat keamanan menjadi contoh baik dalam menjaga kehidupan demokrasi di Kota Surabaya. Dia berharap pola komunikasi yang terbuka seperti ini terus dipertahankan untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
“Surabaya telah menunjukkan bahwa demokrasi bisa berjalan dengan baik. Mahasiswa dapat menyampaikan aspirasinya secara terbuka, DPRD menerima dan mengawal aspirasi tersebut, sementara aparat keamanan menjalankan tugasnya secara profesional dan humanis,” ujar dia.
Dia berharap semangat kepedulian mahasiswa terhadap persoalan bangsa terus terjaga. Di sisi lain, dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga suasana yang kondusif agar pembangunan dan demokrasi dapat berjalan beriringan.
“Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh pihak tetap mengedepankan dialog, menjaga persatuan, dan bersama-sama mencari solusi terbaik untuk masyarakat,” pungkas Cak Yebe.












