Surabaya, CakrawalaNews.co | Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya (KBS), Choirul Anwar, sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melayangkan tamparan keras bagi tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
DPRD Kota Surabaya mendesak agar skandal ini dijadikan momentum evaluasi total demi menyelamatkan marwah dan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan milik daerah.
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin, menegaskan bahwa kejahatan yang terjadi di tubuh KBS menjadi lampu merah agar tidak sampai merembet ke BUMD lainnya. Menurutnya, skandal semacam ini sangat krusial karena berpotensi merusak reputasi BUMD di mata publik.
“Jangan sampai muncul persepsi, pakannya hewan saja dikorupsi, apalagi pakannya manusia. Ini menjadi tamparan bagi kita semuanya sehingga hal seperti ini tidak terulang kembali,” ujarnya Rabu (22/7/2026).













