Cakrawala Surabaya

Surabaya Ditunjuk jadi Kota Percontohan Implementasi Proyek SETI oleh Pemerintah Jerman

×

Surabaya Ditunjuk jadi Kota Percontohan Implementasi Proyek SETI oleh Pemerintah Jerman

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad

“SETI akan terus memberikan pendampingan kepada pemangku kepentingan di Kota Surabaya untuk menjadikan Kota Surabaya itu terdepan dalam upaya dekarbonisasi dalam sektor bangunan gedung,” sebutnya.

Di kesempatan ini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan, isu efisiensi energi dan energi terbarukan bukan sekadar wacana bagi Pemkot Surabaya.

Menurutnya, sektor bangunan memiliki kontribusi utama dalam hal konsumsi energi. Berdasarkan data global yang Irvan dapatkan, sektor bangunan menjadi kontributor utama dan menyumbang sekitar 40 persen emisi energi di tahun 2030.

Irvan menyampaikan, hal ini sesuai dengan Visi Kota Surabaya yakni Transformasi Kota Surabaya Menuju Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan.

“Nah, di sini ada kata berkelanjutan, lima kata ini yang menjadi motivasi kami dan arah kebijakan ke depannya,” kata Irvan saat mewakili Wali Kota Eri Cahyadi dalam seminar Efisiensi Energi dan Energi Terbarukan pada Bangunan di Auditorium Pascasarjana ITS.

Untuk menerapkan efisiensi energi dan energi terbarukan, Irvan menyebutkan, pemkot menerapkan Compact City. Konsep compact city ini diterapkan sesuai dengan misi Wali Kota Eri Cahyadi, yakni Memantapkan Ketahanan Daerah melalui Pembangunan Infrastruktur yang Berkelanjutan.

“Melalui misi ini, kami berfokus pada pelayanan publik, dan tidak fokus pada mobilitas. Melalui konsep ini, pemkot mendekatkan pelayanan publik dengan masyarakat, mulai kesehatan, sekolah, pelayanan RW, sehingga warga tidak perlu bertransport. Karena mobility (mobilitas) adalah bagian dari energi, sehingga kami dekatkan (pelayanan),” ujar Irvan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *