Selain itu, politisi yang akrab disapa Cak Yebe ini juga menerima aspirasi warga terkait sulitnya mendapatkan dukungan anggaran dari Pemkot untuk acara Sedekah Bumi.
“Fakta di lapangan, banyak RW mengaku kesulitan mendapat suport anggaran. Padahal kegiatan ini punya nilai penting dalam menjaga kebersamaan,” ujarnya.
Menurut Yona, meski ada alokasi dana di Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar), penggunaannya lebih banyak difokuskan untuk kesenian tradisional seperti ludruk, reog, campursari, karawitan, hingga wayang.
“Itupun tidak mudah karena harus melalui rekomendasi Disbudporapar, sehingga banyak panitia lokal tidak bisa langsung mengakses,” jelasnya.













