Cakrawala Surabaya

DPRD Surabaya Akan Bawa Masalah Air Keruh hingga Jaringan Developer ke Hearing

×

DPRD Surabaya Akan Bawa Masalah Air Keruh hingga Jaringan Developer ke Hearing

Sebarkan artikel ini
Buleks
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono saat menemui Gempar Jatim. (Shinta/CakrawalaNews)

Surabaya, CakrawalaNews.co – Persoalan air bersih di Surabaya tidak berhenti di balik meteran pelanggan.

Air keruh, akses jaringan di kawasan tertentu, hingga penggunaan air oleh pelaku usaha ikut menjadi pekerjaan rumah yang kembali dibuka ke publik.

Komisi B DPRD Surabaya memastikan persoalan tersebut tidak berhenti sebagai keluhan.

Berbagai masalah yang disampaikan Gerakan Masyarakat Pembela Aspirasi Rakyat (Gempar) Jawa Timur akan dibawa ke forum hearing.

Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mengatakan keluhan tersebut perlu menjadi evaluasi bagi jajaran pimpinan baru PDAM Surya Sembada.

Menurutnya, sejumlah persoalan yang disampaikan Gempar Jatim sebenarnya bukan masalah baru.

Namun, keluhan yang terus muncul menunjukkan masih ada pelayanan yang perlu dibenahi.

“Ya, saya mengapresiasi apa yang disampaikan dari Gempar ya. Jadi, ini sebenarnya memang yang disampaikan ini hampir memang keluhan ya. Permasalahan-permasalahan yang sebenarnya permasalahan klasik ya,” kata Budi Leksono.

Politikus yang akrab disapa Buleks itu mengaku pernah turun langsung ke sejumlah wilayah.

Ia menemukan persoalan akses air yang bersinggungan dengan status tanah maupun jaringan pelayanan.

Masalah administratif, menurut dia, tidak seharusnya membuat warga kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar.

Karena itu, diperlukan kebijakan yang memungkinkan pelayanan tetap berjalan, termasuk di kawasan yang memiliki persoalan status tanah.

“Jadi, ini kalau saya tambahkan dari yang disampaikan, memang harus ada kebijakan yang lebih kerja sama ya di area-area tanah bersengketa ini bahwa hak warga masyarakat Kota Surabaya ini sama untuk mendapatkan kebutuhan air,” ujarnya.

Persoalan lain yang mendapat perhatian Buleks ialah kualitas air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *