Di tengah perjuangan itu, persoalan lain muncul ketika Irawan membutuhkan pengobatan.
Tidak selalu ada anggota keluarga yang bisa mengantarkannya ke fasilitas kesehatan. Sang ibu harus bekerja, sementara bantuan dari tetangga hanya bisa diberikan ketika mereka memungkinkan.
Selama ini, puskesmas sebenarnya sudah beberapa kali datang ke rumah untuk memeriksa kondisi kesehatan Irawan.
Kunjungan juga dilakukan untuk memastikan pengobatannya tetap berjalan, terutama karena Irawan tidak selalu memiliki pendamping yang dapat membawanya berobat.
Namun, kunjungan tersebut belum bisa dilakukan secara rutin. Kondisi ini kemudian menjadi perhatian Bang Jo.
Menurutnya, warga dengan kondisi seperti Irawan membutuhkan pendampingan yang lebih berkelanjutan. Kehadiran pemerintah, kata dia, tidak seharusnya berhenti setelah satu atau dua kali kunjungan.
Bang Jo berharap pihak puskesmas bersama kecamatan dapat lebih proaktif memantau kondisi Irawan, termasuk memastikan pengobatan dan kebutuhan dasarnya tetap terpenuhi.
“Jangan sampai warga yang sedang sakit harus berjuang sendiri. Pemerintah perlu hadir memastikan pengobatan, kebutuhan sehari-hari, dan bantuan yang memang dibutuhkan warga bisa terpenuhi,” ujar Politisi PKS ini.
Perhatian, menurut Bang Jo, juga perlu diberikan kepada sang ibu yang selama ini menjadi tulang punggung sekaligus pendamping Irawan. Kebutuhan sehari-hari, makanan, hingga bantuan lain perlu dipastikan dapat diberikan apabila memang dibutuhkan.












