Akan tetapi, keterlibatan Tio di lingkungan protokol Pemkot Surabaya ternyata tidak berlangsung lama. Ario menyebut Tio sudah tidak lagi menjalankan tugas sebagai MC sejak akhir Desember 2025.
“Semenjak akhir Desember 2025 itu beliau sudah tidak membantu sebagai MC di protokol,” ujarnya.
Ario juga menegaskan hubungan Tio dengan Pemkot Surabaya saat itu sebatas kontrak sebagai tenaga non-ASN.
“Kontrak saja,” tegasnya.
Nama Tio kini kembali mencuat bukan karena kiprahnya sebagai MC, melainkan lantaran dugaan persoalan pribadi yang ramai dibicarakan di media sosial.
Terkait persoalan tersebut, Pemkot Surabaya memilih tidak ikut masuk terlalu jauh. Ario menegaskan Tio sudah tidak lagi membantu di bagian protokol sehingga persoalan yang kini berkembang dianggap berada di luar hubungan kedinasan.













