“Karena saya lihat ketika baca audit itu kok ada yang janggal. Makanya selanjutnya saya minta untuk diaudit, tetapi dari audit tim independen yang di bawahnya rekomendasi BPK,” ungkapnya.
Ke depan, Eri memastikan sistem pengawasan terhadap KBS akan diperketat melalui audit rutin oleh auditor independen yang berbeda setiap tahun. Langkah itu diharapkan mampu mencegah penyimpangan dan memperkuat tata kelola perusahaan daerah.
“Makanya saya minta diaudit untuk tim independen yang di bawahnya rekomendasi BPK, ketemulah hasil ini. Sehingga ini proses berjalan dan semoga bisa jadi titik terang benderang,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh anggaran KBS harus digunakan sesuai peruntukannya, terutama untuk kesejahteraan pegawai dan pemenuhan kebutuhan pakan satwa.
“Anggaran yang ada itu satu digunakan untuk pegawai. Yang kedua untuk pakan. Yang utama kan itu. Tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, tapi di-SPJ-kan untuk pakan dan lain-lain,” pungkasnya.












