Ia mengajak seluruh ASN untuk tidak berhenti belajar, baik melalui peningkatan kompetensi teknis maupun pendidikan formal, sehingga mampu memberikan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.
“Ayo ramai-ramai kita selain meningkatkan kompetensi teknis untuk kegiatan di kantor, kita juga bisa meningkatkan keilmuan seperti yang dicontohkan Pak Hari Gunawan,” tuturnya.
Iksan menambahkan, hasil penelitian Hari Gunawan juga relevan dengan kebutuhan birokrasi saat ini, terutama dalam mendorong aparatur menghadirkan inovasi pelayanan publik yang tetap berpedoman pada regulasi.
“Teman-teman sekarang bisa banyak melakukan terobosan di lapangan, bagaimana melayani masyarakat secara cepat dan tepat sasaran, tetapi juga tidak menyalahi aturan. Itu salah satu yang diangkat dalam disertasi Pak Hari Gunawan,” katanya.
Menurut Iksan, konsep individual agility yang menjadi salah satu fokus penelitian tersebut menunjukkan pentingnya kemampuan ASN untuk beradaptasi terhadap perubahan sekaligus menjaga akuntabilitas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Bagaimana pegawai Pemkot bisa melaksanakan pekerjaannya dan melayani masyarakat dengan baik, tetapi tetap tidak melanggar aturan. Ternyata ada teorinya, saya juga baru tahu,” pungkasnya.













