Cakrawala DaerahCakrawala JatimCakrawala NasionalCakrawala SurabayaHeadline

809 Ribu Warga Surabaya Sudah Beralih ke KTP Digital, Kini Tak Perlu Selalu Bawa KTP Fisik

×

809 Ribu Warga Surabaya Sudah Beralih ke KTP Digital, Kini Tak Perlu Selalu Bawa KTP Fisik

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi-warga-Surabaya-menggunakan-IKD
Ilustrasi-warga-Surabaya-menggunakan-IKD
Surabaya, CakrawalaNews.co | Transformasi layanan administrasi kependudukan di Kota Surabaya terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga awal Juli 2026, sebanyak 809.057 warga Surabaya telah mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD), sehingga kini mereka dapat mengakses identitas kependudukan melalui telepon pintar tanpa harus selalu membawa KTP elektronik (KTP-el) fisik.
 
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menilai tingginya minat masyarakat dalam mengaktifkan IKD menjadi bukti meningkatnya kesadaran warga terhadap layanan administrasi kependudukan yang lebih modern, praktis, dan berbasis digital.
 
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, mengatakan penguatan implementasi IKD merupakan bagian dari kebijakan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dalam mempercepat transformasi digital administrasi kependudukan.
 
“Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat Kota Surabaya yang terus meningkat dalam memenuhi administrasi kependudukan. Saat ini capaian perekaman KTP-el telah mencapai 98,82 persen,” ujar Irvan, Selasa (14/7/2026).
 
Selain tingginya angka perekaman KTP-el, Disdukcapil mencatat aktivasi IKD juga terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data per 7 Juli 2026, dari 1.132.188 warga yang telah melakukan perekaman KTP-el dan memiliki nomor telepon seluler, sebanyak 809.057 orang telah mengaktifkan IKD atau mencapai 71,46 persen. 
 
Sementara jika dibandingkan dengan total penduduk Surabaya sebanyak 2.224.230 jiwa, tingkat aktivasi IKD telah mencapai 36,05 persen.
 
Melalui pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Single Identity Number, masyarakat nantinya cukup menggunakan satu identitas yang terintegrasi untuk mengakses berbagai layanan pemerintah maupun sektor lainnya secara lebih mudah, aman, dan efisien.
 
Menurut Irvan, capaian tersebut menunjukkan masyarakat Surabaya semakin siap memanfaatkan layanan administrasi kependudukan secara digital.
 
“Data tersebut juga menjadi indikator keberhasilan berbagai upaya yang dilakukan Dispendukcapil dalam memperluas akses layanan aktivasi IKD hingga ke tingkat kelurahan dan lingkungan masyarakat,” kata Irvan.
 
IKD merupakan bentuk digital dari KTP elektronik yang dapat diakses melalui smartphone. Kehadiran layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat karena identitas kependudukan dapat ditampilkan kapan saja tanpa harus selalu membawa kartu fisik.
 
Tak hanya memudahkan akses layanan publik, IKD juga dipersiapkan sebagai salah satu sarana verifikasi data dalam pelaksanaan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos). Dengan demikian, proses pendataan hingga penyaluran bantuan sosial diharapkan menjadi lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran.
 
Untuk memperluas jangkauan layanan, Disdukcapil Surabaya membuka aktivasi IKD di kantor kelurahan, kecamatan, Sentra Pelayanan Publik Taman Cahaya, Joyoboyo, Nambangan, Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola, layanan setiap Minggu di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, hingga melalui program jemput bola ke balai-balai RW.
 
“Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang semakin mudah dijangkau masyarakat sekaligus mempercepat transformasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital,” kata Irvan.
 
Disdukcapil Surabaya juga mengimbau warga yang telah melakukan perekaman KTP-el namun belum mengaktifkan IKD agar segera memanfaatkan layanan yang telah disediakan.
 
“Dispendukcapil Kota Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, inklusif, dan berbasis digital guna mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin prima bagi seluruh warga Kota Surabaya,” pungkas Irvan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *