Karena itu, Armuji memastikan Pemkot Surabaya akan terus memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembukaan lapangan kerja, pendampingan UMKM, pengendalian harga kebutuhan pokok, serta pembangunan yang inklusif. “Kita ingin Surabaya tetap tumbuh tapi juga adil. Ekonominya bergerak tetapi warganya tidak tertinggal,” tegasnya.
Di bidang lingkungan, Pemkot Surabaya terus memperkuat pengelolaan sampah melalui TPS 3R, rumah kompos, dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Pengelolaan sampah berbasis masyarakat saat ini mampu mengolah 168,62 ton sampah per hari.
“Sementara itu pengelolaan sampah melalui pembangkit tenaga listrik sampah mampu kelola sampah sampai dengan 1.600 ton per hari dan menghasilkan total kapasitas energi hingga 11 Megawatt per hari,” paparnya.
Pada sektor infrastruktur, Pemkot Surabaya melakukan pembangunan dan pemeliharaan saluran drainase sepanjang lebih dari 273,03 kilometer yang tersebar di 2.535 lokasi serta membangun tujuh rumah pompa baru sepanjang 2025.
“Dampaknya bisa dilihat berkurangnya 295 lokasi titik banjir,” jelas Armuji.
Selain pengendalian banjir, program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) telah menjangkau 11.294 unit. Hingga tahun 2025, penerangan jalan umum (PJU) juga telah terpasang di 123.366 lokasi.
“Kita juga terus memperkuat kampung sebagai pusat peradaban kota. Melalui Kampung Pancasila, balai RW, para Kader Surabaya Hebat, dan gerakan gotong-royong warga, Surabaya ingin memastikan tidak ada saudara kita yang tertinggal dalam pendidikan, kesehatan, pekerjaan, maupun kesejahteraan.
Di akhir amanatnya, Armuji mengakui berbagai program pembangunan yang dijalankan pemkot belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh harapan masyarakat. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus menegaskan komitmen pemkot untuk terus membuka ruang partisipasi publik.
“Kami menyadari bahwa berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah kota belum sepenuhnya mampu seluruh harapan warga Surabaya. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga,” pungkasnya.











