Menurutnya, tanpa kepastian regulatif, pengembangan rute, armada, hingga integrasi layanan transportasi akan rentan tersendat ketika prioritas anggaran berubah setiap tahun.
Eri menyebut, kebutuhan operasional transportasi publik Surabaya yang mencakup rute utama Surabaya Bus dan jaringan feeder Wirawiri memerlukan dukungan anggaran signifikan setiap tahunnya.
“Kalau kita ingin transportasi publik ini benar-benar menjadi tulang punggung mobilitas warga, maka pembiayaannya juga harus jelas dan berkelanjutan. Tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan tahunan,” tegasnya.













