Cakrawala Legislatif

Armuji Minta Maaf Ke Madas, DPRD Surabaya: Bukti Konflik Medsos Berdampak Nyata

×

Armuji Minta Maaf Ke Madas, DPRD Surabaya: Bukti Konflik Medsos Berdampak Nyata

Sebarkan artikel ini
Mohamad Saifudin
Mohamad Saifudin

“Verifikasi tidak boleh hanya dilakukan oleh satu orang. Harus melibatkan RT, RW, tokoh masyarakat, lurah, camat, hingga pihak-pihak terkait. Tujuannya memastikan bahwa kejadian tersebut benar-benar fakta,” tegasnya.

Terkait respons organisasi masyarakat Madura atau MADAS yang muncul setelah isu ini bergulir di ruang digital, Saifuddin berharap persoalan tidak lagi dibesar-besarkan, mengingat permintaan maaf telah disampaikan.

“Kalau sudah ada permintaan maaf dan pengakuan kekhilafan, tidak perlu dilanjutkan apalagi dibesar-besarkan. Budaya kita adalah budaya memaafkan,” katanya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas, untuk kembali mengedepankan semangat persatuan dan fokus pada kemakmuran Kota Surabaya.

“Mari kita singsingkan lengan, berjabat tangan kembali, dan bersama-sama membangun Surabaya,” ujarnya.

Lebih jauh, Saifuddin mengakui bahwa di era digital saat ini, arus informasi di media sosial sangat cepat dan sulit disaring. Karena itu, ia mengingatkan para pemimpin agar menyampaikan pernyataan secara detail, faktual, dan komprehensif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *