Oleh karena itu, Fraksi PPP mendukung penuh keterlibatan mereka dalam program Kampung Madani yang diinisiasi oleh Pemkot Surabaya.
“Wali Kota merespons baik, dan Fraksi PPP tentu mendukung. Ini bukan sekadar keputusan yang baik, tapi memang sudah seharusnya. Wali Kota punya kewajiban untuk memperhatikan masyarakat yang berkontribusi tanpa pamrih,” tegas Muhaimin.
Ketua DPC PPP kota Surabaya ini pun juga menyoroti perlunya perhatian pemerintah terhadap para guru ngaji tradisional yang selama ini mengajarkan anak-anak membaca Al-Qur’an tanpa meminta imbalan.
“Banyak guru ngaji di Surabaya yang belum mendapatkan perhatian. Mereka mengajarkan anak-anak kecil membaca Al-Qur’an dengan metode lama yang justru memberikan keberkahan dalam bacaan tajwid. Pemerintah harus hadir untuk mendata dan memberikan dukungan,” tambahnya.
Muhaimin mengusulkan agar pemerintah, melalui kelurahan dan RW, mendata jumlah guru ngaji serta memberikan bantuan yang sesuai dengan mekanisme yang ada.













