Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI itu menilai, jika Surabaya menjadi tuan rumah semifinal dan final Piala Presiden, dampaknya tidak hanya dirasakan dunia olahraga, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah.
Menurutnya, puluhan ribu suporter dari berbagai kota diperkirakan akan datang ke Surabaya sehingga berpotensi meningkatkan okupansi hotel, kunjungan ke restoran, sektor pariwisata, hingga pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Bayangkan kalau semifinal dan final di Surabaya, saya rasa akan ada puluhan ribu orang yang datang dalam waktu seminggu. Dari Jakarta, Bandung, hingga Malang pasti ramai. Hotel, restoran pasti ramai. Nanti lain kali kita buat di Surabaya, Pak Eri,” ujarnya.












