Cakrawala BirokrasiHeadlineIndeks

Pemkot Surabaya Cari Solusi Kenaikan Harga Plastik, UMKM Diminta Adaptasi

×

Pemkot Surabaya Cari Solusi Kenaikan Harga Plastik, UMKM Diminta Adaptasi

Sebarkan artikel ini
UMKM Surabaya
UMKM Surabaya

Selain pengawasan, Pemkot juga mendorong pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan melakukan inovasi, terutama dalam penggunaan kemasan alternatif yang lebih efisien.

“Jadi kita mencoba mendampingi untuk inovasi kemasan di UKM, tidak lagi dengan plastik, tapi dengan bahan-bahan lain yang bisa menekan biaya produksinya,” imbuhnya.

Upaya lain yang dilakukan adalah mendorong perubahan pola distribusi dan penjualan, seperti mengurangi penggunaan kemasan kecil berbahan plastik dan beralih ke penjualan dalam jumlah lebih besar.

“Jadi kalau terkait dengan perdagangan pada umumnya ya mungkin kuantitas jual itu tidak lagi dikemas kecil-kecil. Tapi yang memang paling signifikan itu perubahan kemasan yang harus mulai dilakukan,” jelas Mia.

Di sisi distribusi, Pemkot juga aktif menjalin komunikasi dengan distributor untuk mempersingkat rantai pasok, sehingga harga bahan baku dapat ditekan di tingkat pelaku usaha.

“Kita komunikasi dengan distributor, kemudian kita hubungkan dengan para pedagang atau UMKM kita. Jadi lebih memutus rantai pasoknya supaya gak terlalu panjang,” katanya.

Meski dampak kenaikan harga plastik belum sepenuhnya dirasakan secara luas, Pemkot memilih mengambil langkah lebih awal sebagai bentuk mitigasi.

“Sebenarnya untuk keluhan belum terlalu banyak, tapi kita tetap antisipasi karena kita kan tidak tahu perkembangan ke depan seperti apa,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Surabaya berharap pelaku UMKM tetap mampu menjaga produksi dan stabilitas harga, sehingga daya beli masyarakat tidak terganggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *