CakrawalaNews.co – DPRD Kota Surabaya menyoroti masih adanya persoalan klasik yang terus berulang setiap musim hujan, yakni rusaknya pompa air akibat tumpukan sampah besar di saluran drainase.
Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Achmad Nurdjayanto, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengendalian genangan, terutama terkait efektivitas rumah pompa yang dikelola Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).
Menurut Achmad, kondisi ini ironis karena Pemkot Surabaya sudah mengalokasikan anggaran perawatan rutin setiap tahun untuk memastikan seluruh mesin pompa bekerja maksimal.
“Mesin pompa yang ada dan sudah menggunakan anggaran biaya perawatan setiap tahunnya seharusnya bisa beroperasi secara maksimal dan efektif,” tegas Achmad Nurdjayanto, Jumat (7/11/2025).
Politisi asal Fraksi Golkar itu menilai, gangguan operasional pompa akibat sampah besar seperti sofa dan kasur, menunjukkan masih lemahnya koordinasi dan pengawasan di lapangan. Padahal, rumah pompa merupakan elemen vital dalam sistem drainase perkotaan.












