Surabaya, CakrawalaNews.co – Bangunan kokoh bukan satu-satunya penentu keselamatan ketika bencana terjadi.
Elemen infrastruktur kota juga dapat jadi persoalan ketika warga harus bergerak cepat menyelamatkan diri.
Persoalan itu perlu masuk dalam pembahasan kesiapan Kota Surabaya menghadapi potensi pergerakan Sesar Surabaya dan Sesar Waru.
DPRD Kota Surabaya mendorong Pemkot Surabaya memperketat pengawasan terhadap kondisi fisik bangunan, termasuk berbagai fasilitas di sekitar bangunan yang dapat memengaruhi proses evakuasi.
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni menilai langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang meminta ketinggian pagar mal diturunkan berkaitan langsung dengan aspek keselamatan.
“Langkah Pak Wali Kota meminta ketinggian pagar mall diturunkan itu sudah sangat tepat. Ini bukan semata soal pagar, tetapi bagaimana memastikan ruang keselamatan tetap tersedia ketika terjadi kondisi darurat,” kata politisi Golkar tersebut, Minggu, 27 September 2026.
Menurut Toni, pagar besi yang terlalu tinggi di sisi jalan dapat mengurangi ruang gerak ketika masyarakat harus melakukan evakuasi.
Karena itu, mitigasi bencana tidak cukup cuma melihat kekuatan struktur utama bangunan.













