Surabaya, CakrawalaNews.co | Fraksi PDI Perjuangan–PAN DPRD Kota Surabaya mendorong agar Perubahan APBD 2026 tidak hanya berorientasi pada angka, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan peningkatan kualitas belanja dinilai menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan di tengah ruang fiskal yang semakin terbatas.
Pandangan tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan–PAN, Anas Karno, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Surabaya, Jumat (28/8/2026).
Dalam kesempatan itu, fraksi menyampaikan pemandangan umum terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2026.
Anas yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Surabaya mengatakan, penyusunan perubahan APBD dilakukan dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan. Di sisi lain, kemampuan fiskal daerah juga menghadapi keterbatasan.
Meski begitu, Fraksi PDI Perjuangan-PAN menilai kondisi fundamental ekonomi Surabaya masih cukup kuat. Fondasi tersebut harus dimanfaatkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah bagaimana Surabaya meningkatkan PAD tanpa membuat masyarakat dan pelaku usaha kecil semakin terbebani.













