Bahkan saat inspeksi mendadak pada 2022, ia menemukan indikasi masih adanya aktivitas prostitusi.
“Waktu sidak 2022, saya sudah minta ini ditutup total dan dialihfungsikan. Kenapa sekarang malah kambuh? Ini menunjukkan aparat penegak Perda di bawah pemkot main-main atau bahkan tutup mata,” tandasnya.












