“Saya sudah sampaikan beberapa solusi untuk menambah PAD Surabaya, salah satunya dengan mengkaryakan aset-aset Pemkot agar tidak menjadi lahan tidur atau bahkan berpotensi menjadi tempat bangunan liar,” jelasnya.
Menurut dia, aset yang dikelola secara produktif tidak hanya menghindarkan dari sengketa, tapi juga dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan dan berkelanjutan.
Namun begitu, ia mengakui bahwa kendala tetap ada, khususnya dalam hal appraisal atau penilaian harga aset yang dinilai terlalu tinggi, sehingga tidak menarik minat investor.













