“Dengan adanya fasilitas ATV dan jogging track yang tengah disiapkan ini, saya rasa ini bisa meningkatkan pendapatan daerah dan memberikan manfaat bagi Pemkot serta warga sekitar,” kata Bagas.
Sebab, Komisi B yang membidangi Perekenomian dan Keuangan lanjut bagas, saat ini tengah menyoroti kinerja Pemkot Surabaya dalam mendongkrak PAD.
“Beberapa wisata yang turut menyumbang PAD Kota Surabaya, diantaranya KBS kemudian kawasan Mangrove, wisatawan bisa menikmati ATV. Sementara di Kenjeran, pemandangan dari Suramadu yang megah juga menjadi daya tarik, terutama saat perayaan tahun baru dengan tampilan kembang api,” ungkapnya.
Namun, Bagas juga mengingatkan pentingnya mempertahankan keberlanjutan tempat wisata. Ia mengatakan bahwa pembangunan tempat wisata jangan hanya berfokus pada momen pembukaan yang ramai, tetapi harus bisa memiki keberlanjutan.
“Jangan sampai setelah pembukaan, tempat wisata menjadi sepi. Faktor-faktor seperti kebersihan, pelayanan, dan minat masyarakat perlu menjadi perhatian,” jelasnya.













