“Saya kira dengan angka segitu masih cukuplah bisa ditangani oleh APBD. APBD kita Saya kira masih mampu. Kita melihat kita semua sudah tahu bahwa Kota Surabaya itu APBD-nya terbesar se Jawa Timur,” sebutnya.
Sehingga dirinyapun menegaskan bahwa, dengan kekuatan APBD yang tinggi maka langkah mengajukan hutang akan mejadi preseden buruk bagi pemerintah kota Surabaya.
” Jadi, kiro-kiro gak isin nduwe catatan hutang gawe bangung (red: jadi kira-kira gak malu punya catatan hutang buat bangun) sementara APBDnya sudah tinggi,” pungkasnya.













