“Ini artinya bahwa koperasi ini bukan hanya milik satu atau dua orang saja, tapi koperasi ini adalah milik semua usaha yang akhirnya mendapatkan sisa hasil usaha. Berarti pergerakan kita harus bersama, dan kita mulai menggerakkannya dengan UMKM. Insyallah di tahun 2023, sebanyak 40 persen anggaran pemerintah kota minimal, dan saya pastikan bisa antara Rp 2,5 triliun sampai Rp 3 triliun itu akan dikerjakan oleh UMKM yang ada di bawahnya koperasi,” pungkasnya. (hadi)
Wali Kota Eri Cahyadi Sabet Penghargaan Penggerak Koperasi Terbaik se-Indonesia












