Surabaya. Cakrawalanews.co– Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Timur kembali menjadi sorotan. Anggota Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, menilai peran komisaris serta fungsi pengawasan terhadap BUMD di lingkungan Pemprov Jatim masih belum optimal.
Menurut Lilik, keberadaan komisaris seharusnya mampu memberikan evaluasi dan pengawasan yang kuat terhadap jalannya perusahaan daerah. Namun, kondisi tersebut dinilai belum terlihat di Jawa Timur.
“Memang kami berharap dengan adanya komisaris bisa memberikan evaluasi pengawasan dalam konteks mereka sebagai komisaris. Tapi faktanya, itu belum maksimal,” ujarnya, Kamis (30/4).
Ia membandingkan dengan hasil studi banding Pansus ke Yogyakarta. Di sana, kata Lilik, justru terdapat mekanisme evaluasi yang dilakukan oleh badan pengelola terhadap BUMD melalui komisaris. Hal ini membuat peran komisaris menjadi lebih aktif dalam mengawasi kinerja direksi.












