Cakrawala JatimIndeks

Armuji Sesalkan Pembagian BST di Kantor Pos Kebon Rojo Tidak Terapkan Protokol Kesehatan

×

Armuji Sesalkan Pembagian BST di Kantor Pos Kebon Rojo Tidak Terapkan Protokol Kesehatan

Sebarkan artikel ini

“Surabaya sudah dibuka untuk PSBB. Artinya, masa transisi dimana fasilitas umum seperti kita lihat di Kantor Pos Besar Kebon Rojo ini, orang menerima BST masih ada fasilitas yang kurang. Air tidak tersedia, bilik disinfektan tak digunakan. Hal ini harus diperhatikan,” katanya.

“Dalam antrean ini juga bergerombol. Jaga jarak yang disampaikan oleh pemerintah tidak terjadi disini,” tambah pria yang digadang masuk bursa Calon Wakil Wali Kota Surabaya 2020 ini.

Dalam sidaknya, Cak Ji langsung ditemui Kepala Kantor Pos Besar Surabaya, Dino Ariyadi. Ia memberikan masukan. Mulai dari memasang tenda agar orang tidak kepanasan saat mengantre. “Mungkin terlalu panas, jadi bergerombol mencari tempat teduh. Maka, solusinya adalah didirikannya tenda. Ini untuk mengurangi gerombolan,” terangnya.

Disamping itu, Cak Ji juga menyaksikan langsung penyaluran bantuan yang ada di dalam. Dari pengamatannya, jaga jarak sudah diterapkan dari mengatur tempat duduknya. “Lalu yang didalam sudah cukup bagus tertata rapi. Cuma yang diluar itu tolong diperhatikan,” imbuhnya.

Menurut dia, penerapan protokol kesehatan sangat penting agar tidak menjadi kluster baru. Pihaknya tidak ingin melihat warga Surabaya menjadi kluster lagi pasca menerima bantuan BST.

“Mereka menerima uang Rp600 ribu, tapi kalau mereka membawa virus dan bisa menularkan ke orang lain ini justru lebih celaka daripada Rp600 ribu yang mereka ambil,” paparnya.

Sementara, Kepala Kantor Pos Besar Kebon Rojo Surabaya, Dino Ariyadi menyampaikan bahwa penyaluran BST kali ini adalah tahap kedua. Dibuka sejak pukul 07.00 Wib sampai 17.00 Wib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *