Dana tersebut diarahkan untuk penanganan dan pencegahan banjir, pemerataan layanan, kelancaran mobilitas, serta peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.
Porsi besar lainnya dialokasikan untuk pendidikan. Anggarannya mencapai Rp2.813.513.665.262 atau 22,28 persen dari total belanja daerah.
Eri menekankan, keterbatasan fiskal harus diikuti dengan keputusan anggaran yang terukur.
Prinsip spending better menjadi dasar agar belanja pemerintah memberi manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
R-APBD 2027 juga disusun dengan target pertumbuhan ekonomi Surabaya sebesar 5,84 persen.
Tingkat pengangguran terbuka ditargetkan turun menjadi 4,44 persen, sedangkan tingkat kemiskinan ditargetkan turun menjadi 3,07 persen.













