Surabaya, CakrawalaNews.co – Mengurus dokumen kependudukan bayi setelah melahirkan kerap menjadi pekerjaan tambahan bagi orang tua.
Namun, Pemerintah Kota Surabaya mencoba memangkas kerumitan tersebut melalui program Bunda Jelita (Bersama Urus Kelahiran dan Identitas Anak).
Inovasi yang dijalankan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya tersebut memungkinkan persiapan administrasi kependudukan dilakukan sejak ibu memasuki masa kehamilan hingga bayi lahir.
Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno, mengapresiasi pola pelayanan tersebut.
Menurutnya, pemerintah tidak lagi sekadar melayani setelah bayi lahir, tetapi sudah mempersiapkan kebutuhan administrasi sejak masa kehamilan.
Anas mengungkapkan soal Disdukcapil Kota memiliki aplikasi Bunda Jelita mengintegrasikan pengurusan sejumlah dokumen.
Setelah bayi lahir, pengajuan akta kelahiran dapat sekaligus disertai penerbitan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Identitas Anak (KIA).













