Pemkot Surabaya memastikan kesiapsiagaan layanan kedaruratan terus dijaga.
Namun, Irvan menilai respons pemerintah perlu berjalan beriringan dengan kewaspadaan masyarakat.
“Keselamatan bersama selalu dimulai dari kepedulian dan kesiapsiagaan diri sendiri,” tegasnya.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap keadaan darurat hanya berkaitan dengan bencana berskala besar.
Kejadian yang membutuhkan pertolongan cepat bisa berlangsung di rumah, jalan, tempat kerja, maupun ruang publik.
“Keadaan darurat di Surabaya nggak selalu berupa bencana besar. Banyak kejadian justru terjadi di sekitar kita, dalam aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.
Masyarakat yang menghadapi kondisi darurat dapat mengakses layanan CC 112 Surabaya.
Pemkot Surabaya juga menyediakan saluran WhatsApp 081-131-112-112 untuk membantu mempercepat akses penanganan kedaruratan. (*)













