Cakrawala Surabaya

2.375 Kejadian Darurat Terjadi di Surabaya Selama Agustus, Kasus Medis Dominan

×

2.375 Kejadian Darurat Terjadi di Surabaya Selama Agustus, Kasus Medis Dominan

Sebarkan artikel ini
Kejadian Darurat
Salah satu kejadian yang berhasil ditangani layanan CC 112.

Irvan menjelaskan, tingginya angka darurat medis menjadi perhatian karena kategori ini mencakup kondisi yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa apabila tidak segera mendapatkan pertolongan.

“Contoh darurat medis seperti sesak napas berat atau sulit bernapas, nyeri dada hebat atau dicurigai serangan jantung. Lalu, orang tidak sadarkan diri atau sulit dibangunkan, pendarahan hebat, kejang berkepanjangan, cedera akibat kecelakaan hingga keracunan berat,” paparnya.

Di luar kasus medis, kecelakaan lalu lintas juga menjadi salah satu tantangan utama layanan kedaruratan Surabaya. Pola tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap respons cepat semakin penting, terutama di kawasan dengan mobilitas warga yang tinggi.

“Data bulan Agustus 2026 menunjukkan kedaruratan di Surabaya masih didominasi secara mutlak oleh kasus darurat medis dan kecelakaan lalu lintas. Kemudian disusul oleh penanganan pada rumah rusak dan masalah hewan,” katanya.

Irvan menyebut sebagian besar intervensi terjadi pada kawasan dengan mobilitas masyarakat tinggi dan berlangsung pada waktu aktivitas warga sedang padat.

“Sebagian besar intervensi kedaruratan berlokasi di wilayah dengan mobilitas tinggi dan terjadi pada jam-jam sibuk masyarakat-pagi, sore, hingga malam hari,” ungkapnya.

Sementara itu, CC 112 juga menangani lima kejadian rumah rusak, dua orang tersesat, dan satu orang tenggelam selama Agustus. Untuk kategori genangan, tidak ada kejadian yang tercatat pada periode tersebut.

Menurut Irvan, data tersebut menjadi pengingat bahwa risiko kedaruratan tidak selalu datang dalam bentuk bencana besar. Ancaman keselamatan dapat muncul ketika masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Karena mayoritas yang terdampak adalah warga Surabaya yang sedang beraktivitas. Ini menjadi pengingat kuat bahwa risiko tersebut sangat dekat dengan kehidupan kita,” pesan Irvan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *