Surabaya. Cakrawalanews.co – Fraksi PDI Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur meminta pemerintah provinsi menjadikan manfaat yang dirasakan masyarakat sebagai tolok ukur utama keberhasilan Perubahan APBD (P-APBD) 2026, bukan sekadar besaran anggaran maupun tingkat serapan.
“APBD harus mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat,” kata Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Diana AV Sasa saat membacakan pemandangan umum fraksi terhadap Nota Keuangan Gubernur atas Raperda Perubahan APBD 2026 saat rapat paripurna DPRD Jatim di Surabaya, Selasa (18/8/2026).
Diana menegaskan keberhasilan APBD harus diukur dari hasil yang dirasakan masyarakat, seperti membaiknya layanan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta penyaluran bantuan sosial dan pemenuhan hak guru yang tepat waktu.



