Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sebesar 5,84 persen pada Semester I 2026 dan penurunan angka kemiskinan menjadi 9,06 persen merupakan capaian positif.
Namun, hasil tersebut harus diterjemahkan menjadi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Fraksi juga menyoroti target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp17,64 triliun yang lebih rendah dibanding realisasi 2025 sebesar Rp18,44 triliun.



