Surabaya. Cakrawalanews.co– Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur mempertanyakan kesiapan pelaksanaan kenaikan anggaran Belanja Modal Jalan, Jaringan dan Irigasi dalam Perubahan APBD Jatim 2026 yang meningkat lebih dari empat kali lipat.
Juru Bicara Fraksi Gerindra DPRD Jatim Hartono, S.Kom menyampaikan hal itu saat membacakan Pemandangan Umum Fraksi terhadap Nota Keuangan Gubernur atas Raperda Perubahan APBD Jatim 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim, Selasa (18/8/2026).
Hartono menyebut anggaran Belanja Modal Jalan, Jaringan dan Irigasi naik dari sekitar Rp182,88 miliar menjadi Rp999,21 miliar. Kenaikan tersebut mencapai sekitar Rp816,33 miliar atau lebih dari empat kali lipat.
“Lonjakan sebesar ini bukan perubahan biasa dan memerlukan penjelasan yang sebanding mengenai kebutuhan, dasar teknis, kesiapan paket, dan target hasil,” kata Hartono.
Menurut Hartono, kenaikan anggaran tersebut perlu dijelaskan karena realisasi Belanja Modal hingga Semester I 2026 baru mencapai 16,37 persen. Sementara tambahan anggaran dalam jumlah besar justru dialokasikan pada Semester II.
“Persoalannya bukan hanya apakah anggaran tersedia, tetapi apakah paket pekerjaan benar-benar siap dilaksanakan dalam sisa waktu tahun anggaran,” ujarnya.



