Surabaya, CakrawalaNews.co – Dorongan efisiensi kembali mengemuka di Komisi C DPRD Jawa Timur. Anggotanya, Pranaya Yudha Mahardika, menilai Bank Jatim masih memiliki ruang besar untuk menekan rasio BOPO melalui strategi digital, khususnya optimalisasi QRIS.
“BOPO memang membaik, tapi masih bisa ditekan lagi,” ujarnya
Ketua Fraksi Golkar DPRD Jatim itu mengatakan, kunci efisiensi ada pada peningkatan porsi dana murah. Ia menilai QRIS dapat menjadi sumber DPK murah yang efektif, jauh lebih efisien dibanding deposito yang berbunga tinggi.
“Salah satu cara yang paling masuk akal adalah mencari dana murah. Dan itu bisa dari optimalisasi QRIS,” tegasnya, Kamis (5/3/2026)













