Ia menjelaskan, jumlah pengguna QRIS Bank Jatim harus diperluas agar biaya operasional menurun secara signifikan.
“Kalau pengguna naik, dana murahnya masuk, otomatis BOPO turun,” ujarnya. Karena itu, ia meminta Bank Jatim membentuk satgas khusus untuk menggenjot ekspansi pengguna QRIS, terutama di sektor UMKM.
Pranaya juga menyoroti potensi besar dari transaksi harian UMKM yang nominalnya kecil namun masif.
“Tiap hari mungkin cuma ratusan ribu atau satu juta. Tapi kalau jumlahnya banyak, dampaknya signifikan,” katanya.













