Cakrawala Legislatif

DPRD Surabaya Mencak-mencak, Pemkot Ajukan Skema Pembiayaan Alternatif Rp452 M Saat Rapat Banggar RKUA-PPAS 2025

×

DPRD Surabaya Mencak-mencak, Pemkot Ajukan Skema Pembiayaan Alternatif Rp452 M Saat Rapat Banggar RKUA-PPAS 2025

Sebarkan artikel ini
Foto Ilustrasi. Ruang rapat badan anggaran (Banggar) DPRD Surabaya
Foto Ilustrasi. Ruang rapat badan anggaran (Banggar) DPRD Surabaya

Ia juga memperingatkan bahwa cicilan pembayaran utang akan membebani APBD dalam lima tahun ke depan. Dengan total Pokok pinjaman ditambah Bunga Pinjaman dan Biaya lain mencapai nilai Rp513.857.529.412

Imam merinci pada tahun 2025, Pemkot sudah harus membayar bunga dan pokok sebesar Rp33.449.568.627 dengan rincian pokok pinjaman Rp26.588.235.294 bunga pinjaman ditambah biaya lain Rp6.835.333.333.

Imam menambahkan, Pemkot harus membayar Rp129.799.333.333 di tahun 2026 dengan rincian pokok pinjaman Rp106.352.941.176 bunga pinjaman ditambah biaya lain Rp23.446.392.157

Kemudian pada 2027 pemkot juga harus membayar Rp123.329.529.412 dengan bunga pinjaman dan biaya lain sebesar Rp16.976.588.235

lalu berlanjut 2028 Pemkot harus membayar pokok pinjaman dan bunga pinjaman ditambah biaya lain sebesar Rp116.895.176.471. Dan ditahun 2029 pemkot juga berkewajiban membayar pokok pinjaman dan bunga pinjaman ditambah biaya lain sebesar Rp110.369.921.569.

“Kalau pendapatan tidak naik signifikan, program rakyat akan jadi korban. Ini pengalaman masa lalu, jangan diulang,” katanya.

Menurut Imam, ketegangan dalam rapat membuat pimpinan Banggar akhirnya memutuskan untuk menskors pembahasan selama satu minggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *