Dalam pemandangan umumnya atas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, Fraksi PKS menilai bahwa rendahnya serapan anggaran untuk pembangunan jalan, jaringan, dan irigasi berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.
Berdasarkan data yang disampaikan, realisasi belanja perbaikan jalan dan jaringan hanya mencapai 56,82 persen, jauh menurun dibanding capaian tahun sebelumnya yang mencapai 88,35 persen.
Fraksi PKS menilai kondisi tersebut mengkhawatirkan, mengingat infrastruktur dasar merupakan kebutuhan prioritas warga Surabaya.












