“Kami banyak menerima aspirasi dari warga yang ingin sekolah lagi melalui kejar paket, tapi mereka bingung harus ke mana dan bagaimana caranya. Ini menunjukkan bahwa sosialisasi dari pihak terkait masih belum merata,” ujar Achmad, Selasa (20/5/2025).
Ia menegaskan bahwa pendidikan kejar paket sangat penting, tidak hanya sebagai prasyarat untuk memperoleh pekerjaan, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan daya saing warga di dunia kerja.
Kurangnya akses informasi ini, menurutnya, bisa berdampak pada meningkatnya angka pengangguran dan lemahnya ketahanan ekonomi keluarga.













