“Kita harus perhatikan potensi penyebab kebakaran, seperti korsleting listrik, pemakaian colokan berlebih, atau bahkan puntung rokok. Sosialisasi ke warga itu penting,” ucapnya.
Terkait tindak lanjutnya, Cahyo menyebut usulan ini akan disampaikan melalui pokok pikiran (pokir) DPRD atau langsung ke dinas terkait.
“Kalau memungkinkan masuk ke Pokir, akan kami dorong. Jika tidak, kami akan sampaikan langsung ke dinas, lurah, maupun camat. Yang jelas akan kami kawal, baik secara pribadi maupun lewat fraksi,” tegasnya.
Selain usulan soal fasilitas hidran, Cahyo juga menerima berbagai aspirasi mulai dari adminduk hingga pelayanan ambulan.













