“Kalau ngomongin urgensi, khususnya untuk kawasan padat, iya, ini urgensinya prioritas. Kita pasti prioritaskan,” tegas Cahyo kepada warga.
Ia menjelaskan bahwa sebelum pengadaan dilakukan, perlu ada observasi lapangan oleh kelurahan, kecamatan, hingga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya untuk menentukan titik yang paling tepat untuk pemasangan hidran.
“Ini memang harusnya ada hidran. Tinggal berkomunikasi dengan RT/RW setempat, titik hidrannya di mana. Apakah jaraknya cukup dekat dari akses utama, atau ada pertimbangan teknis lainnya. Observasi lapangan ini penting agar tepat sasaran,” jelasnya.
Cahyo juga menekankan pentingnya edukasi dan mitigasi kebakaran kepada warga.
Menurutnya, selain pengadaan fasilitas, pencegahan dan pemahaman masyarakat terhadap potensi kebakaran juga harus ditingkatkan.












