Menurut Yona, perjuangan panjang para tenaga honorer untuk sampai di titik ini adalah bukti dari dedikasi dan kesabaran luar biasa.
Oleh karena itu, status baru ini harus dijadikan motivasi untuk bekerja lebih profesional dan berkontribusi maksimal bagi kemajuan Surabaya.
“Perjalanan mereka tidak mudah. Ada yang lebih dari 15 tahun menjadi tenaga honorer, dan baru sekarang berkesempatan menjadi PPPK. Ini harus dijadikan pelecut semangat,” tambah politisi dari Partai Gerindra itu.
Yona juga mengingatkan bahwa para PPPK memiliki tanggung jawab besar sebagai bagian dari aparatur negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.













