Dalam reses tersebut, berbagai masukan dari warga disampaikan, mulai dari perbaikan infrastruktur, pelayanan publik, hingga program pemberdayaan ekonomi.
Pria yang akrab disapa Mas Toni ini memastikan bahwa semua aspirasi yang diterima akan diperjuangkan agar bisa masuk dalam kebijakan pembangunan Kota Surabaya.
“Reses ini menjadi bukti bahwa keterlibatan warga dalam proses politik sesuatu yang formal, tetapi juga bisa dilakukan dengan cara yang lebih inklusif dan menyenangkan,” pungkasnya.













