“Melihat, mendengarkan dan Merasakan aspirasi, harapan, dan saran dari warga lalu menjadikannya alat perjuangan adalah hakikat seorang pelayan rakyat. Itulah yang selama ini kami sampaikan,” ujar Fathoni Rabu, (12/02/2025).
Menurutnya, perjuangan dalam melayani warga tidak cukup hanya dengan kebijakan yang berpihak, tetapi juga harus disampaikan dengan pendekatan yang lebih ringan dan membumi.
Ia pun menekankan konsep politik riang gembira, di mana komunikasi politik yang santai dan penuh keakraban dapat mendekatkan masyarakat dengan para pemimpinnya.
“Tentu harus disertai dengan senda gurau, agar politik riang gembira yang kami tawarkan bukan sekadar utopia,” tambahnya.













