“Terbebas dari belenggu penjajahan, terbebas dari belenggu keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan. Mari, kita isi kemerdekaan dengan bekerja keras dan gotong royong membangun Indonesia. Menyusun peradaban yang lebih maju, lebih adil dan lebih sejahtera,” kata Adi.
Dikatakan Bung Karno, kutip Adi, bangsa negara Indonesia didirikan untuk semua rakyat Indonesia. Untuk semua lapisan masyarakat, semua suku bangsa, semua agama, etnis dan golongan. Semua adat istiadat dan kebudayaan. Indonesia tidak didirikan hanya untuk satu golongan.
“Indonesia didirikan untuk semua rakyat. Satu untuk semua. Untuk itu, kita terus perkuat persatuan dalam keberagaman sebagai gugusan kekuatan yang memajukan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia,” kata Adi.
“Sekali lagi, dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia ke-78. Kita doakan para pendiri bangsa, Bung Karno dan Bung Hatta, para pejuang dan para pahlawan bangsa, para pengabdi bangsa, yang telah gugur dan pergi mendahului kita menghadap Sang Khalik. Semoga semua mendapat tempat yang paling mulia di sisi Tuhan YME dan beristirahat dalam kedamaian abadi,” kata Adi.













