Maka dari itu, ia berharap, ZIS yang dikelola Masjid AL-Fath, ke depan bisa dikuatkan dengan zakat yang ada di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya. Sedangkan mustahik atau para penerima nantinya akan diberi kode untuk memastikan bahwa ekonomi mereka berubah. “Jangan hanya (mustahiq) itu menerima, tapi tidak pernah berubah ke depannya,” ujarnya.
Di lain hal, Cak Eri juga mengaku ingin membentuk Kampung Madani minimal dua RW di setiap kelurahan. Dimana melalui Kampung Madani, ZIS diharapkan dapat dikelola secara produktif dan disampaikan kepada warga sekitar yang berhak menerima.
“Saya yakin, tidak ada yang miskin di sana, yang mustahik menjadi muzakki, yang pengangguran tidak ada, yang putus sekolah tidak ada. Saya berharap dengan kekuatan panjenengan (anda) semua, kekuatan kita sebagai warga muslim, maka Kampung Madani bisa terwujud,” pungkasnya.
Dalam Safari Ramadan kali ini, Wali Kota Eri juga didampingi Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Momentum ini sekaligus dilakukan penyerahan bantuan dari Baznas Kota Surabaya.












