Cakrawala NasionalCakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Tinjau UDD PMI Surabaya Menko PMK dan Mensos Dapati Kelangkaan Kantong Plasma dan Minimnya Alat

×

Tinjau UDD PMI Surabaya Menko PMK dan Mensos Dapati Kelangkaan Kantong Plasma dan Minimnya Alat

Sebarkan artikel ini
Menko PMK Muhadjir didampingi wali kota Surabaya Whisnu Sakti Buana saat meninjau proses donor konvalesen diPMI Kota Surabaya
Menko PMK Muhadjir didampingi wali kota Surabaya Whisnu Sakti Buana saat meninjau proses donor konvalesen di PMI Kota Surabaya

“Kita berharap bisa cepat dapat termasuk alat. Yang ada di Surabaya (alat) empat, yang bisa dipakai dua, karena yang dua kantongnya tidak ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I PMI Kota Surabaya, Tri Siswanto dalam laporannya mengungkapkan, sampai hari ini jumlah pendonor plasma konvalesen di Kota Pahlawan sebanyak 1214 orang. Sedangkan jumlah distribusi yang sudah dilakukan sebanyak 5021 kantong plasma konvalesen.

“Distribusi tak hanya untuk Kota Surabaya. Namun juga untuk kota lain, seperti Papua, Kalimantan, Sulawesi, Jakarta dan Jawa Tengah,” kata Tri dalam sambutannya.

Ia juga menjelaskan, saat ini terdapat empat mesin plasma konvalesen dan satu mesin trombosit apheresis untuk proses pengambilan plasma di UDD PMI Surabaya. Namun, karena terkendala kurangnya kantong plasma, sehingga yang bisa beroperasi saat ini hanya dua mesin plasma konvalesen.

“Karena terdapat kendala yaitu keterbatasan ketersediaan kantong kit dan terbatasnya ketersediaan reagen,” ungkap Tri.

Meski demikian, pihaknya menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada Wali Kota Surabaya, Kapolrestabes Surabaya serta Danrem Bhaskara Jaya yang telah menggerakkan dan memfasilitasi para penyintas Covid-19 di lingkungannya masing-masing untuk mendonorkan plasmanya. “Sehingga penyediaan plasma konvalesen di Kota Surabaya dapat terpenuhi,” tutupnya.(hadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *