
Slawi, Cakrawalanews.co – Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) menggeruduk DPRD Kabupaten Tegal, kemarin. Belasan guru swasta itu meminta agar bantuan sosial (Bansos) bagi PGSI tidak menggunakan Sistem Informasi Bantuan APBD II (Sibadu). Mereka menginginkan proses pendataan dan mekanisme distribusi pencairan Bansos melalui PGSI.
Para guru yang tergabung dalam PGSI itu, diterima Ketua DPRD Kabupaten Tegal Sementara, Hj Noviatul Faroh dan Anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PKB, Agus Salim. Mereka menyampaikan keluhannya terkait dengan mekanisme pencairan Bansos bagi guru swasta tersebut.
“Hapus pendataan melalui Aplikasi Sibadu, karena berdampak pada kondisi yang kontra produktif,” kata Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Pusat, Dr M Fatah Yasin.



