Menurut Eri, kondisi tersebut menunjukkan event olahraga dapat menjadi salah satu instrumen untuk menggerakkan sektor pariwisata sekaligus perekonomian daerah.
Peserta yang datang dari luar kota tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga membutuhkan akomodasi, konsumsi dan transportasi selama berada di Surabaya.
Untuk memperkuat ekosistem sport tourism, Pemkot Surabaya bersama pihak swasta juga telah membangun fasilitas jogging track di sepanjang bantaran Sungai Kalimas.
Fasilitas tersebut dapat digunakan warga maupun wisatawan sebagai ruang aktivitas olahraga.
Sementara itu, Head of RTD Beverage WINGS Food Joshua Gunawan mengatakan Surabaya memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi dan bisnis di kawasan Indonesia bagian timur.
Hal tersebut menjadi salah satu faktor pendukung penyelenggaraan event olahraga berskala nasional dan internasional.
“Kota Surabaya merupakan pusat ekonomi dan bisnis di Indonesia bagian timur yang memiliki potensi sangat besar. Selain secara bisnis, Kota Surabaya dan Pemkot memberikan sambutan serta kerja sama yang sangat baik, sehingga memungkinkan event ini dapat terselenggara secara maksimal,” ujar Joshua. (*)













