Surabaya, CakrawalaNews.co – Pengembangan sport tourism di Kota Surabaya mulai menunjukkan dampak terhadap aktivitas ekonomi.
Kajian Lembaga Pengembangan Ekonomi Pembangunan (LPEP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) mencatat kegiatan olahraga maraton di Surabaya menghasilkan perputaran aktivitas ekonomi sebesar Rp74,78 miliar selama tiga hari.
Dari aktivitas ekonomi tersebut, kontribusi yang diperkirakan masuk terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Surabaya mencapai Rp41,42 miliar.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LPEP FEB UNAIR, Atik Purmiyati, mengatakan angka tersebut diperoleh dari pengolahan data primer dan sekunder melalui analisis input-output.
“Berdasarkan olahan data primer dan sekunder yang kami lakukan, kegiatan Surabaya ISOPLUS Marathon menciptakan perputaran aktivitas ekonomi sebesar Rp74,78 miliar selama tiga hari berturut-turut. Hal ini memberikan estimasi kontribusi terhadap perekonomian PDRB Kota Surabaya mencapai Rp41,42 miliar,” ungkap Atik.
Perputaran ekonomi tersebut tidak hanya berasal dari aktivitas penyelenggaraan lomba.
Kehadiran peserta dari luar Surabaya ikut mendorong belanja di sejumlah sektor, mulai akomodasi, makanan dan minuman, oleh-oleh hingga transportasi lokal.













